Anak yang sehat tentu dambaan setiap orang tua. Bebas dari batuk, pilek atau penyakit lainnya. Meskipun demikian terkadang ada saja penyakit yang umum terjadi pada bayi dan batita yang tidak kita harapkan yaitu ruam popok. Ruam popok ini umum terjadi pada bayi dan anak yang masih berusia kurang dari 2 tahun. Paling banyak terjadi pada bayi yang menggunakan popok sekali pakai.
Saat duo krucil masih bayi saya juga pernah mengalami ruam popok. Saat itu solusinya cuma diangin-anginkan dan lepas diapres selama beberapa hari. Si kecil Firdan yang sekarang 21 bulan juga pernah mengalami ruam popok. Obatnya hanya dikasih salep dan tidak memakai diapers selama beberapa hari. Sayangnya ada beberapa ruam popok yang parah dan sulit sembuh. Pulihnya memakan waktu yang lama. Tentu hal tersebut sangat menyiksa buat bayi. BAyi menjadi rewel karena kesakitan.
Mengapa Bisa terjadi Ruam Popok?
Dr.Rina dari RSCM dalam blogger Gathering 3M Cavilon menjelaskan lebih lanjut tentang ruam popok. Ruam popok merupakan peradangan kemerahan pada kulit dengan atau tanpa terkikisnya lapisan kulit akibat paparan berulang dan terlalu lama bersentuhan dengan urin atau tinja. Biasanya ruam popok pada bayi terjadi jika kita terlalu lama mengganti popok. Akibatnya timbul ruam kemerah-merahan yang sering kita sebut dengan ruam popok.
![]() |
dokter Rina |