Perjalanan ke Bali ini sebenarnya perjalanan akhir tahun lalu di Bulan November. Pukul enam sore lebih sedikit kami tiba di Bandara Ngurah Rai. Badan sudah capek jiwa dan raga gara-gara Firdan yang nangis sepanjang perjalanan. Badannya memang sedikit tidak enak, jadi dia rewel di pesawat. Beberapa sopir taksi langsung 'nyamperin' saat aku terlihat kerepotan membawa tas dan menggendong toddler. Beberapa menawarkan diri dengan harga yang tidak masuk akal. Aku tahu kalau harganya tidak masuk akal karena sebelumnya aku sudah browsing argo taxi dari bandara ke hotel tempat kami menginap. Akhirnya aku menuju loket resmi bandara dan memesan taxi disana dengan harga yang masuk akal.
Kami sampai di hotel berbarengan dengan ayah yang baru selesai meeting. Ceritanya kami ke Bali karena si ayah tugas disana sehari. Jadi kami nyusul sekalian main dan si ayah extend nemenin kami jalan-jalan. Malamnya kami langsung tertidur karena kecapekan selama di jalan. Kami belum punya acara besok pagi mau jalan kemana.
Paginya setelah badan fresh baru lah si ayah nanya kita mau main kemana. Sudah 3 kali ini kami main ke Bali dan tiap ke Bali pasti sewa mobil. Jadi mau muter-muter Bali bebas karena nyetir sendiri. Terakhir sewa mobil di Bali tahun 2011 kami datang ke tempat sewa mobil yang sebelumnya kami lihat di website dan memilih mobil yang ada. Tapi sekarang di jaman serba online semua serba mudah. Kita tinggal sewa mobil online. Pilihan beberapa mobil termasuk harga, ketersediaan mobil, jenis mobil yang kita pilih bisa kita lihat di website. Kita juga bisa memilih apakah mobil mau diantarkan atau kita ambil sendiri.